Share it

Kamis, 19 April 2012

Jenis-jenis Karya Ilmiah

Nama : Jullia Van Gobel
NPM : 20109496
Kelas : 3KB01


Ada beberapa jenis karya ilmiah di lingkungan akademik dan perguruan tinggi di Indonesia. Secara umum karya ilmiah itu dapat dikelompokkan menjadi :

• Skripsi
• Tesis
• Disertasi
• Makalah
• Artikel

Adapin Laporan Penelitian Skripsi, Tesis dan Disertasi merupakan karya ilmiah dalam suatu bidang studi mahasiswa program sarjana, magister dan doktor. Karya ilmiah ini merupakan salah satu persyaratan untuk menyelesaikan program studi di suatu perguruan tinggi. Skripsi, tesis dan disertasi yang ditulis dapat berdasarkan hasil penelitian lapangan, hasil kajian pustaka, kajian numerik, kajian analitik, ataupun hasil pengembangan suatu teknologi. Sesuai dengan jenjang pendidikan yang ada, yangmembedakan ketiga bentuk karya ilmiah tersebut dapat dilihat aspek kuantitatif dan kualitatif.
Tugas sarjana merupakan kelompok karya ilmiah skripsi. Nama yang digunakan ini menyesuaikan nama matakuliah yang menauinginya. Dari aspek kuantitatif, disertasi lebih berat bobot akademiknya dibandingkan dengan tesis.
Tesis lebih berat bobot akademiknya dibandingkandengan skripsi. Pembandingan ini juga sangat sulit diberikan pada jenis karyailmiah yang berbeda jauh topik ataupun antar bidang yang berbeda. Oleh karena itu perbedaan dari aspek kualitatif juga harus dilihat. Aspek kualitatif dapat dilihatdari berbagai aspek permasalahan, aspek kajian pustaka, aspek metodologi, aspek hasil penelitian, dan aspek kemandirian berpikir dalam penyelesaian masalah.Aspek kualitatif ini perlu dilibatkan dalam membandingkan ketiga jenis karyailmiah akademik tersebut.


1. Laporan Tugas Sarjana sebagai Karya Ilmiah
Laporan tugas sarjana merupakan salah satu bentuk karya ilmiah yang dapat dimasukkan dalam kelompok skripsi. Isi tugas sarjana dapat berupa penelitian lapangan dan industri, perancangan sistem, pembuatan peralatan, penelitian ilmu dasar yakni berupa Sistimatika penulisan dan cakupan tulisan karya ilmiah ini sangat tergantung pada judul karya ilmiah tersebut. Isi tugas sarjana ditekankan pada inovasi baru ataupun keoriginalan karyailmiah yang dituangkan dalam laporan tugas sarjana. Untuk tugas sarjana bertemakan tentang perancangan alat, mahasiswa diwajibkan untuk menyitir minimal dua buah paten untuk memastikan alat yang dirancang tidak melanggar paten, atau untuk memastikan apakah alat yang dibuat dapat dipatenkan. Paten dapat disitir melalui internet atau sumber-sumber lainnya. Sedangkan tugassarjana yang bertemakan ilmu dasar, ulasan tentang penelitian sebelumnyaataupun informasi mutakhir yang terkait wajib disintir dari berbagai pustaka baik itu publikasi cetak ataupun website.


2. Etika dan Kode Etik Penulisan Karya Ilmiah
Etika dan kode etik yang lazim ditumbuh budayakan dalam penulisan karya ilmiah harus diikuti. Hak cipta dan paten dari segi hukum harus diikuti dan difahami dengan baik. Penulis harus memahami etika penulisan karya ilmiah secara baik. Kode etik adalah norma-norma yang telah diterima dan diakui olehmasyarakat dan citivitas akademik perlu diperhatikan dalam penulisan karyailmiah. Norma ini berkaitan dengan pengutipan, perujukan, perijinan terhadapbahan yang digunakan, dan penyebutan sumber data ataupun informan.

Sumber : www.scribd.com/doc/25003238/2/Jenis-Jenis-Karya-Ilmiah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar